Halaman

Rabu, 27 September 2017

INNER BEAUTY

Dalam kehidupan keseharian kita tidak perlu berlebihan, sebagai wanita terkadang kita banyak sekali kita berkeinginan. Dari kebutuhan fashion, kecantikan, dan masih banyak lagi lainnya. Nafsu kita akan lifestyle dunia membawa kita terpedaya oleh iming-iming keelokannya. Sehingga kita tidak bisa pergi jauh darinya. Jadilah akhirnya kita menjadi tumbal gaya hidup yang mempesona. Dengan segala mayapadanya. Sehingga tak jarang membuat kita terperosok ke lembah jurang yang berbahaya. Misalnya saja baru memulai merintis usaha, namun gayanya sudah selangit bak artis Hollywood saja. Semua pakaiannya ingin yang serba branded adanya. Ujung-ujungnya besar pasak daripada tiangnya. Iya kalau kita tercipta dari orangtua yang kaya raya, bagaimana kalau kita berasal dari orangtua yang tidak punya? Tentunya kita perlu berusaha lebih keras untuk bisa mendapatkan segala kemewahannya.

Memang perlu kita bergaya, namun bergayalah sewajarnya saja. Sesungguhnya Tuhan saja tidak suka dengan yang berlebih-lebihan, walaupun suka dengan keindahan namun tidak yang seperti itu adanya.  Khususnya untuk wanita ketatkanlah diri kita, untuk bisa mendisiplinkan diri terharap konsistensi jalan yang kita ambil. Kesederhanaan yang membawa pesona. Jadi lah wanita yang penuh budi pekerti tinggi, yang tidak hanya dipusingkan oleh kecantikan fisik semata. Akan tetapi memiliki inner beauty tersendiri, yang mampu memancarkan keindahan di dalam setiap pandangan penghuni dunia. 

Wajah yang muda bisa saja menjadi tua, kulit yang kencang bisa saja menjadi keriput, walau dipoles make up tebal oleh kita. Namun inner beauty yang bersarang pada diri kita sebagai wanita,  tak akan pernah pudar ataupun hilang walaupun dimakan usia. Semakin kita pupuk di dalam diri kita, maka inner beuty itu akan semakin menyala seperti cahaya. Oleh karena itu jadilah wanita sederhana, namun penuh mempesona akhlaknya. Jadilah wanita sederhana, namun piawai sopan santunnya. Jadilah wanita sederhana, namun lincah budi pekertinya. Tidak perlu gaya hidup yang berlebihan di dalamnya, cukup sederhana saja. Namun terlihat mahal di mata Sang Pencipta, dan manusia-manusia  pilihan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar