Halaman

Senin, 26 Juni 2017

THE BEST GRADUATE RAMADHAN

Lama sudah tak menuangkan kata, lama tak ada kalimat yang dirangkai untuk menuangkan tulisan seperti biasa. Tak terasa entah berapa bulan lamanya, diam tak menuliskan semua ide yang ada, tak ada satupun artikel yang bisa dipublikasikan dan dibagikan untuk dibaca. Semoga kita semua tetap berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga puasa kita dalam ramadhan ini tetap terjaga dan membuahkan pahala tidak hanya ibadah yang sia-sia. Kali ini, bukan tentang motivasi ataupun pengembangan diri yang akan di bahas dan ditulis di sini. Akan tetapi, hanya sebuah sharing dan mencoba untuk menuliskan sedikit tentang ramadhan tercinta.

Apa kabar iman kita hari ini, bagaimana perkembangan ruhiyah kita hingga saat ini? semakin kuatkah atau semakin pergi berlari. Disini, mari kita berbagi dengan segala ilmu yang kita miliki, memperkuat ibadah untuk mengisi kembali ruhiyah yang mungkin hampir mati, dan menambah amalan untuk menambal iman yang sempat tertinggal. Di ramdhan ini, mari kita gali segala potensi untuk berbagi, di ramadhan ini...semoga kita tetap kuat berpijak di bumi dengan jalan yang Allah diridhoi.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah; 183)

Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, buatlah ia sebagai bulan sebaik-baiknya bulan untuk kita semakin mendekatkan diri kepada sang Ilahi. Coba kita renungkan, berapa ramadhan yang sudah kita jalani dan yakin berhasilkah hingga di usia kita hari ini?? Dalam hal ini, dalam arti seberapakah ibadah puasa kita di terima Allah Swt? Berapa ramadhan yang kita yakini, tidak hanya sekedar terlewatkan begitu saja dalam hitungan jam demi jam menahan lapar dan haus? Tak ada yang bisa kita tebak, semuanya hanyalah wallahua’alam bisawab. Yang kita semua sadar bahwa diperlukan persiapan yang matang dan sebaik mungkin untuk memksimalkan segala amalan, sehingga berkah dan manfaat ramadhan bisa kita rasakan dan terhindar dari ramadhan yang gagal. Selagi masih dini dan belum berakhir bulan ramadhan ini, mari kita mencoba untuk menutup semua pintu-pintu kegagalan ramdhan yang mungkin saja menghampiri.

Apalah arti jika ramdhan kali ini gagal lagi, dan sungguhlah merugi jika tidak ada satupun berkah yang kita dapat dari bulan yang penuh maghfiroh ini. Padahal, sabda Rosullullah, dalam ramadhan itu; “…dibuka semua pintu surga, dikunci semua pintu neraka dan dibelenggu segala syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa tiada diberikan kebajikan malam itu, maka sungguh tidak diberikan kebajikan atasnya.” (HR. Ahmad Nasa’i).

Seorang yang meraih keberkahan di bulan ramadhan, jiwanya semakin mantap dan hatinya semakin terasa tentram, perasaannya semakin lebih tenang dalam menghadapi segala keadaan apapun. Salah satu ciri alumnus ramadhan yang berhasil adalah adanya tingkatan takwa yang semakin meroket dan semakin kuat semangatnya dalam mensyiarkan islam, dan menjalankan syari’at islam untuk beramar ma’ruf nahiy munkar, adanya kekokohan dalam dirinya untuk meninggalkan segala larangan Tuhan. Dan jika semangat ini tak ada, maka gagallah ramadhannya.

Karena salah satu tanda seorang alumnus ramadhan yang gagal adalah ia yang khianat terhadap amanah yang Allah berikan, malas membela dan menegakkan kebenaran, menyia-nyiakan waktu dan segala keberkahan yang telah Allah persediakan, serta mudahnya mengumbar amarah. Padahal salah satu tujuan berpuasa adalah mengendalikan nafsu amarah. Selain itu, apakah sekarang inipun kita sering meremehkan dan mengulur waktu ibadah kepada Tuhan, dan malas membaca al-qur’an?. Jika hal-hal ini yang tertanam, maka itu sebuah tanda gagalnya ramadhan seseorang.

Dari sekarang, hendaknya mari kita luangkan sedikit waktu untuk meraih suksesnya ramadhan. Menjadi alumnus ramadhan yang berhasil, tidak hanya di bulan ramadhan tetapi juga bisa bekelanjutan. Mari kita tutup semua pintu dan jalan yang akan membawa kegagalan bagi kita sebagai alumnus ramadhan. Insyaallah jika kita memulainya dan mempersiapkan sebaik-baiknya, kita akan mendapatkan hikmah dan berkah ramadhan. Mari kita mulai “go action to become the best graduate ramadhan”.